" A super cool template for bloggers, photographers and travelers "

Cara Menanggulangi Ancaman Pantai Di Indonesia

balai pantai

Pada tanggal 1 Oktober di Pulau Bali telah diresmikan Seminar Nasional dan Sarasehan Perkembangan Teknik Pantai di Indonesia Menghadapi Perubahan Iklim oleh Staf Ahli Menteri PU Bidang Sosial Budaya dan Peran Masyarakat Eddy A.Djayadiredja, seminar itu diselenggarakan di oleh Balai Pantai, Pusat Litbang Sumber Daya Air. Tujuan dari seminar tersebut diperuntukan supaya dapat memberikan kontribusi Kementerian Pekerjaan Umum di bidang pantai dan perubahan iklim yang dapat menimbulkan bencana tsunami.

Dalam seminar juga memperkenalkan teknologi pantai dan mengupdate teknologi pantai yang ada di Indonesia, saat seminar itu juga hadir Direktur Pesisir dan Pantai, Ditjen Sumber Daya Air, Jayamurni WD dan berbagai perguruan tinggi yang ikut berkecimpung dalam bidang pengamanan pantai.

Indonesia memiliki 17.504 pulai dan memiliki panjang garis pantai 95.181 km mengakibatkan pantai yang ada di Indonesia sangatlah rawan dari tsunami dan gelombang air laut, dan ancaman lain yang tidak kalah pentingnya yaitu abrasi dan erosi yang dapat menimbulkan mundurnya garis pantai. Dari berbagai masalah tersebut sangatlah ancaman serius dalam pembangunan intrastruktru dan lahan. Sebagai contoh kasus abrasi dan erosi ada di Pantai Bengkulu merusak badan jalan negara dan erosi dipantai Sanur yang mengancam rusaknya fasilitas pariwisata.

Eddy A.Djayadiredja mengatakan bahwa kasus ancaman pantai yang meningkat seiring perubahan dratis iklim global, dan sisi positif pantai merupakan wisata alam yang sangat perlu dikembangkan pemanfaatannya. Sehingga Kementerian ikut menanggani kasus yang mengancam pantai yang sering meningkat yaitu Kementerian PU, Kementerian Kelautan dan Perikanan ikut mengamankan dalam penentuan kebijakan pengelolaan pantai, sedangkan Kementerian Negara Lingkungan Hidup ikut berperan sebagai meningkatkan kualitas lingkungan pantai.

Saat ini Pusat Litbang Sumber Daya Air melalui Balai Pantai dan Loka Pantai di Buleleng sudah mengembangkan berbagai cara untuk pengamanan pantai sebagai bahan penganti material batu besar yang saat ini sulit diperoleh, sebagai contoh struktur buis beton dan sangkar beton sebagai tembok laut, pemecah gelombang ambang rendah dengan menggunakan geotube. Cara tersebut bertujuan dilakukan untuk bahan konstruksi yangmurah dan gampang digunakan.

Agar terciptanya meningkatkan kualitas Balai Pantai untuk menanggulangi masalah pengamnan pantai, saat ini sudah bangun Laboratorium pantai di Desa Musi Kabupaten Buleleng. Bangunan itu selain sebagai Laboratorium juga bisa dijadikan sebagai kantar Balai Pantai.

Untuk informasi tentang balai pantai agar melindungi alam pantai di Indonesia dari bencana tsunami dan gelombang air laut, mari kita sebarkan informasi ini dengan cara membuat artikel atau berita dalam blog, untuk membuat blog atau website banyak sekali caranya yaitu, dengan membeli domain dan hosting tentunya dengan harga yang sangat murah. Kami menyarankan kepada kalian untuk berkunjung ke website penyedia jasa IDwebhost, disana banyak sekali hosting mudah dan domain murah sesuai dengan budget kalian.

0 Comments

Leave A Comment

Your email address will not be published.